Skip to main content

KAMBIUM VASKULER

Postingan kali ini sangat singkat dan jelas tapi kebanyakan sobat biasa lupa akan hal yang sepele ini banyak sobat yang menganggap gampang, banyak juga yang istilahkan gampang-gampang susah.

Kambium Vaskuler atau Intravaskuler

Kambium yang terdapat di dalam berkas pengangkutan tepatnya di antara floem dan xylem.
Fungsinya : kearah luar akan membentuk floem sekunder dan ke arah dalam membentuk xylem sekunder.

Kambium Intervaskuler 

Kambium yang terdapat di antara dua berkas pengangkutan atau di luar berkas pengangkutan.
Fungsinya : membentuk jari-jari empulur.

Sekian postingan kali ini semoga bermanfaat, kami sangat senang jika sobat punya pengetahuan lain untuk berkemonter, ataupun sekedar saran yang sifatnya membangun.

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

PROTOZOA

Latar Belakang Protozoa adalah sekelompok organisme yang bersel satu, jumlahnya kurang lebih 50.000 species yang telah diidentifikasi dan 20.000 species yang berupa fosil. Ribuan spesies dideskripsikan sebagai organisme yang bebas sedangkan lainnya hidup secara parasit pada hewan lain.

Protozoa hidup di lingkungan yang basah, misalnya dalam air baik tawar, maupun air bergaram atau dalam tanah yang basah sampai kedalaman kurang lebih 20 cm, dalam tubuh manusia atau hewan tingkat tinggi lainnya yang bercairan, atau di semua tempat di mana saja. Jumlah hewan protozoa dalam suatu tempat sering sangat menakjubkan, misalnya dalam suatu kolam dapat mencapai jutaan hewan, bahkan milyaran. Alat gerak protozoa bermacam-macam dari yang sederhana berupa pseudopodia sampai flagella dan silia. Pseudopodia selalu dibentuk dari ektoplasma, walaupun endoplasma akan mengikutinya dan pada tubuh protozoa akan dijumpai plastida dan benda-benda sejenisnya, misalnya khromatofora, piroid, stigmata, pigmen …

PERILAKU KAWIN

Latar Belakang Sebagaian besar hewan kemungkinan tidak memiliki perasaan sadar akan reproduksi sebagai suatu fungsi penting dalam kehidupan mereka. Hewan juga tidak memiliki rasa ketertarikan yang terus-menerus terhadap anggota hewan lain yang merupakan lawan jenisnya.

Ada beberapa hewan melakukan kompetisi antar individu yang sejenis dengan jenis kelamin yang sama (umumnya jantan) hampir secara keseluruhan, dalam menentukan hewan mana dari jenis kelamin itu yang akan kawin dengan si betina yang diperebutkan. Akan tetapi pada individu spesies yang lain, umumnya betina yang secara aktif memilih pasangan kawin yang potensial berdasarkan pada cirri spesifik jantan atau sumber daya yang ada di bawah pengawasannya. 
Hewan dalam melestarikan atau mempertahankan jenisnya, mau tidak mau maka hewan tersebut harus melalui suatu proses yaitu perilaku kawin. Dalam dunia vertebrata, beberrapa peneliti telah mempelajarinya mulai dari ikan sampai mamalia, tetapi yang paling banyak diselidiki adalah…